"Nangis, Nak, nangis. Nangis itu obat buat kita", ujar seorang nenek kepada cucunya yang baru lahir di ruang operasi.
Hari ini saya baru ikut prosedur seksio caesaria lagi. Operasi caesar kalo bahasa umumnya. Saat bayi itu lahir ke dunia, dia tidak langsung menangis. Lalu terjadilah sedikit kehebohan dari para tim dokter untuk 'memancing' bayi itu menangis. Kebetulan, saat itu nenek dari bayi tersebut mendampingi. Lalu beliau berkata seperti itu. Kalimat itu langsung tersimpan di kepala dan memberi saya ide untuk menulis.
Is it true? Do tears really heal? Kadang kita berada pada satu situasi dimana menangis hanya menjadi jalan keluar satu-satunya. Setidaknya walaupun tidak menjadi jalan keluar, dapat menjadi persinggahan hati yang sedang kelelahan. Tentu saja menangis pada bayi yang baru lahir berbeda maknanya dengan menangis pada orang dewasa. Pada bayi yang baru lahir menangis menjadi tanda kehidupan yang krusial. Menandakan terjadinya insan yang sedang berpindah alam, dari alam rahim menuju alam dunia. Menandakan siapnya bayi tersebut menjalani hidup di alam yang berbeda dari sebelumnya.
Tears heal, sometimes. In times when no one else is around. In times when we don't know how to react. In times when there seems like no way out. In times when things are just too unbearable. In times when things are so overwhelming that our body cannot contain all the emotions.
Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, kalaupun tidak menyembuhkan, paling tidak menjadi tempat persinggahan sementara untuk hati yang kelelahan. Seperti menemukan tempat bersandar setelah sekian lama punggung ini berdiri tegak. Seperti duduk sejenak setelah sekian lama berlari dan tersesat.
Sejak kita lahir ke dunia, menangis sudah menjadi tanda kehidupan. Maka itu, air mata bukan pertanda lemah. Tapi pertanda bahwa kita hidup. Seutuhnya, sebagai seorang manusia. Jika pada bayi yang baru lahir menangis menjadi tanda bayi yang sedang mengalami perpindahan, maka menangis bagi kita juga bisa menjadi tanda kita sedang berpindah, dari situasi yang kelam, menuju terang-benderang. Percayalah bahwa mata yang tercuci, dapat melihat lebih baik.
Wah kalau operasi caesar iyaa memang ada sedih sedihnya my
BalasHapusWah kalau operasi caesar iyaa memang ada sedih sedihnya my
BalasHapusKe rumah sakit yg tipenya bagus
BalasHapusKan ada.. Tipe tipe rumah sakit.
Yah harusbkesabaran dan berdoa. Baca !!!
Argg udah gg iyaa. Masak sama pagi sama malam... Org malam pasi gelaplah.. Gulita
BalasHapusHahahhahaha loh udah tutupp itu.. Udah gg di situ lagii.. Gg disituu. Pindah kalii cari tempat lari spy jelas ruang waktunya.. Memang udah lama lah
BalasHapusAnak yg keberapaa. Anak ke 3 ?? Kan udah lama disituu tinggalnyaa. Bayar bayarbapa.. Bayar berapa
BalasHapusMemang ada udang di balik batu.. Udang dibalik batuuuu.. Baca lah.. Kan cerahh
BalasHapusHhhhmm loh bisa kok jalan ke kanan dan kekirii. Kan ada simpangnyaa. Truss Da jelas dukuuu warna warnaa nyaa.. Gg mungkin gg warnaa
BalasHapusYaa gg perlu nangiss
BalasHapusKopernya satu ajalah. Kopernyas satuu
BalasHapusKoper isinya alat mandi. Baju. Pakaian. Semanya. Buku dalam koper. Koper besar. Laptopp dlm koper
BalasHapus